Jadi gue kan merantau ke Yogyakarta demi menimba ilmu di sebuah perguruan tinggi negeri, karena gue pada dasarnya pembalap dan orang yang suka jalan jalan...ortu gue ga ngijinin gue bawa si 'bit', 'bit' ini motor gue di Bekasi (iya, gue anak bekasi), sebenernya ga jelas sih muncul nama 'bit', yang gue tau cuman setiap ada pertanyaan, "naik apa?" "bawa motor apa?" pasti jawabannya,"bit!".
Motor gue itu motor beat merah keluaran yang pertama kayanya....soalnya itu motor gue sedari jaman lulus SMP.
Jarak dari kampus gue ke kontrakan itu ada kali 3km, abd finally gue dibeliin sepeda yang sangat unyu, yaitu sepeda Sierra AX 24 dari Polygon, penampakannya liat digambar aja.
Nah, sedikit cerita tentang awalnya gue akhirnya beli sepeda ini, gue tadinya mau beli kakak nya sepeda ini...yang ukuran bannya 26 inch cuman tipis. nah, sierra ax 24 ini sesuai dengan namanya ya cuman 24 inch tapi bannya tebel. 24 inch tuh menurut gue kecil, kaya sepeda anak-anak, tapi bokap gue blg,"kan bisa ditinggin joknya..".
Menurut teori yang pernah gue pelajari, semakin besar diameter sepeda lo, maka akan semakin besar juga jarak yg lo tempuh dengan sekali gowes, maka akan semakin cepat juga lo sampai kampus. tapi, bokap gue blg apa ? "Pokoknya itu aja ya, modelnya papa suka, jadul gitu, bannya juga tebel, jadi klo kamu yang naik ga langsung pecah ban. wkkwkw"
Bokap gue ini gaul bgt meen orangnya...asal lo tau aja klo sms blg 'Thank You' tuh gmana? bukan Thanks, bukan Thx, bukan tengs apalagi tengkyu...tapi cuman 'Tq' .
Sepeda ini tuh keluaran 2010 lho...jadi pas gue cari di Yogyakarta tuh udah langkaaaaaa bgt, bahkan harus pesan dulu. Tapi akhirnya, ada sebuah toko di daerah Maliobor namanya 'GRHA SEPEDA ADI MITRA' yang menjual sepeda ini, pas gue sampe sana pun sepedanta belum dirakit, kata penjualnya tinggal satu satunya. langsung aja tanpa berpikir panjang gue tawar menawar.
Tertulislah Rp1765000,- di bonnya untuk sepeda, ongkir, pancaran sama lock pacific nya. Ceritanya bukan mau pamer, tapi gue mau posting aja sampe detail.
Ada sister di kontrakan yang punya sepeda juga, nama sisternya Cece Nancy, sedangkan nama sepedanya 'Michi' , nah brother-sister disini pada nyaranin supaya sepeda gue juga dikasih nama...berbulan bulan sepeda gue ga ada namanya hingga pada suatu hari sekitar bulan oktober-november, gue lupa persisnya kapan, di saat gue pulang dari audisi PSM entah audisi yang tahap ke berapa, saat itu hujan deraaaas tiba tiba membasahi sekujur tubuh saat gue ditengah perjalan pulang, gue ngebuuut nyari tempat teduh. Waktu gue udah neduh, sendirian, sepi, cuma ada gue dan sepeda dan petir yang berkilat-kilat, gue liat sepeda gue yang keujanan dari jauh, saat itu gue liat sepeda gue bercahaya banget, gagah dan perkasa. Muncullah nama 'RainHard' . Sesuai filosofinya, Rain dan Hard, Rain=Hujan dan Hard=Keras. Sepeda ini akan jadi sepeda yang senantiasa menemani gue apapun yang terjadi, disaat hujan dan jalan berbatu. Tentunya si RainHard ini akan semakin ganteng klo abis main air (dicuci).
Gue umumin deh di twitter tentang tercetusnya nama RainHard untuk sepeda gue, juga kepada penghuni kontrakan, teman teman kampus, brother2, dan kepada siapapun yang melihat sepeda gue. ternyata pada bilang,"Terlalu keren untuk sebuah sepeda".
Senin, 14 Januari 2013
RainHard, 08-09-12 till end
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar