Selasa, 06 Mei 2014

I Know Someone

I know someone. He is.
Tall, cute, handsome, and the underline is he got a rare smile. I bet just 1:10000 in this world. My favorite.

And....He is Javanese.

I know him from my girl-friend.
When she starts to describe him with words, she is going so excited.

I wonder that he's great and awsome.

I add a friend request to his facebook a year ago with nothing to feel but curious.
Just want to see the picture of that man. Oh! not really in a perfect pose but yes, He is handsome.

My friend and I were belong in a University Choir, and it's relate with how come we put out his name.

My friend(s) says that...
-He is in the numbers of the 'hot' guy in the college.
-Smart, always in cum laude mode.
-Playing piano really great (my visual and audio weakness)
-He sings amazingly cool.
-He is a Tenor for a Choir(s)
-and, He is a....what should I say it? Holy? Reading bible everytime? Let me guess, a spiritual man.

He is not interesting that all at first where I just hear from others.

Day by day, week by week, months...
We just already friend at facebook.
No like, no comment, no share, uuuh but, a little chat. Just twice and it's short.

Then, I just feel so curious about this man.
I red his updated status with a thought : "Oh! Great minds."
I saw his photo(s) and said: "Nice."
I saw his interaction(s) with others on facebook about what did really this man do everyday, who is he till my friend said that I just must to ever meet this man in my lifetime. What's going on? And What did I am deal with? .....
I knew all of the answer from my question and I just can't believing it.

I did hear his voice(s) on soundcloud and it's amazingly amazing. No comment.

He reminds me with a friend of mine named Alfonsus Andaru.
With a different looks but in that same awwhsome skill at music.

Choir-things, music sheets, parts, notes, arrangement(s), vocal tech, music instrumental plays is really no joke. Even that 'Spiritual'.

Multitalent.

I didn't realize when actually I and 'I Know Someone'-man really in touch on facebook each other.

Start from I liked his status updated, commented it. And he liked mine and so on.
And I am shy.
I like almost all his post on facebook and to shy to press the all that like button even I want to.

One day he leaves a comment on my photo and see that notification on my phone. I don't know, feeling so strange on what he said on that photo. I just feel so happy to immediately open it. Terrific!

He attracts me more than before. Interest with his personality though I never meet him.

But, I want to. For sure.

Jumat, 31 Januari 2014

Jika cinta itu tumbuhan...

Jika cinta itu tumbuhan, maka jenis tumbuhan apakah ia?

Gue menyadari ada banyak jenis cinta di muka bumi ini.
Sebagai mahasiswa biologi yang sedang hectic hecticnya...-sebenernya ga ada hubungannya sih- klo gue boleh menyederhanakan pemahaman tentang apa itu cinta, gue akan anggep cinta itu seperti tumbuhan.

Tumbuhan yang mana dia hidup.
Harus dirawat.
Harus dipelihara.
Dengan baik.

Ga semua tumbuhan harus di siram setiap hari dan bahkan ada tumbuhan yang ga butuh pupuk.

Karena dia hidup, maka dia bisa mati.
Ada hama tanaman, ada angin kencang, hujan, badai, bahkan binatang binatang perusak tanaman.

Banyak hal yang bisa bikin suatu tumbuhan survive, selain dari faktor penambah atau faktor dari luar, ada faktor internal yang supernatural. Superpower, yang kuasanya ga bisa diterjemahkan secara logika.

Namun apapun itu...suatu tumbuhan harus ditumbuhkan dengan baik..supaya umurnya panjang dan berbuah yang baik.

Jika tidak, mungkin memang tumbuhan itu tidak dikehendaki untuk ada di muka bumi ini.

:))

Senin, 27 Januari 2014

Dr. Tarigan

Jadi, di suatu pagi yang cerah. Hari dimana gue dijadwalkan untuk operasi pengangkatan akar gigi geraham yang tertinggal....bertempat di RSGM Yogyakarta. Gue dibius lokal hanya dibagian yang mau dioperasi aja. Pertama kalinya nih gue operasi operasi an segala. Pipi gue berasa menebal 3 kali lipat dan kaku gitu...seorang dokter mulai melakukan tindakan...gue ga liat apa yang dilakukan ke gigi gue..tau tau benda berbau logam masuk dan keluar keluar udah berdarah aja dan gue disuruh kumur....tapi akar gigi yang dimaksud tak kunjung lepas.
Dokter tersebut memanggil bantuan dua dokter junior lainnya....ga tau gue dua org ini koas atau gimana..
Melanjutkan tindakan, gue udah pasrah klo gusi gue di kobok kobok...dicongkel congkel....tapi mulai terasa sakit...pertanda obat biusnya sudah selesai bertugas...gue harus dibius kembali.
Tiga dokter yang ga gue tau namanya itu kayanya kewalahan deh mengatasi gue...hingga akhirnya dipanggil lagi dokter yg lebih senior dari yg sebelumnya...namanya seinget gue Dr. A. Tarigan.
Dia dtg dtg udah rame, ngajak gue ngobrol, padahal mulut gue masih penuh kapas...sambil dia melihat hasil perbuatan tiga dokter sebelumnya...dia nanya:
"Kamu pasti orang batak ya?"
"Ho'oh"
"Siapa yang matanya coklat? Ibu atau Bapak? Ibu ya?"
"Ho'oh"
"Klo mulai sakit lagi bilang ya.."
"Ho'oh"
....
Dia pun mulai melakukan tindakan, terasa bgt kaya tuas pengungkit gitu...dia congkel congkel...dia ayun perlahan lahan...sambil dia ngajak ngobrol gue dan tiga dokter lainnya...
"Wah istimewa sekali gigi mbak ini, kuat bgt, padahal udah di usahakan dari tadi."

Padahal gue udah strees...kenapa operasinya lama bgt dan gue dikerubungin 4 dokter...geraaaaaah!

"Kamu ada keturunan timur tengah gitu ya?"
"Ga au (ga tau versi sambil mangap)"
"Pasti ada nih, kulit mukanya putih kemerah merahan gini."
"Hmm..(stress gue)"

dan tau tau...tadaaaa....tercabut sudah akar gigi geraham gue yang keramat itu...
Gue disuruh kumur kumur abis itu minum yg air putih yang banyak.
Lega bgt liat tuh akar gigi kecabut...kelegaan gue tersebut membuat gue semakin jernih melihat ke atas name tag nama Dr. Tarigan itu....klo ternyata dia itu....ganteeeeeeng bgt!
Kapan ya bisa ketemu lagi, tapi jangan di ruang operasi dong ketemunya :3

Minggu, 19 Januari 2014

Oh! I Love High Heels!

Dulu gue tuh tomboooooyy bgt....
Jagonya main gambaran, tukang main gundu (kelereng), ratunya main galaksin (sebuah permainan tradisional), hampir setiap hari (kecuali ujan), manjat pohon jambu tetangga gue (vanny namanya) -walaupun udah pernah jatoh dari rantingnya paling atas, besoknya tetep manjat lagi-, waktu TK udah berani jalan kaki pulang sendiri ke rumah (kurang lebih 0,5km), waktu TK hobi beli anak ayam warna warni abis itu dicekek saking gemesnya...matilah...dikuburlah sama papa gue...besoknya beli lagi...dicekek lagi...mati lagi(?)...dikubur lagi.. (fyi gue ga inget masa ini, ini diceritain papa gue), pas SD belinya yoyo terus, kalo main karet (lompat tali) jarang jaga, dibela belain koprol, main petak gunung jalan terus, tukang pukul sama tukang nyakar juga gue setelah gue inget inget..wkwkw
rambut gue masih cepak sampe SMP, temen gue 95% cowo.

Tapi jangan salah, gue ditembak pertama kali ya dijaman gue tomboy begitu...bukan di jaman princess kaya sekarang B-)

Setelah gue mengingat ingat kembali, gue ga inget juga kapan tepatnya gue berubah menjadi -ga tomboy lagi-...
Sebenernya selama masa ketomboyan gue itu, gue juga mencirikan seorang anak perempuan yang -feminim-, misalnya....
Gue tetep beli boneka lucu lucu, tetep langganan orji (if you know what I mean), tetep beli orang orangan sepulang sekolah minggu sampe bikinin segala perlengkapan rumahnya (meja kursi dll), dulu gue punya geng yang punya rumah pohon gitu lhoo...disana kami setiap siang berteduh dan masak masak kaya sebuah keluarga...klo ada yg ulang tahun kami beli roti 'seribuan' terus kasih deh lilin mati lampu walaupun itu siang...abis itu roti 'seribuan' nya dibagi bagi deh. Kami juga bolongin kaleng wafer tango yang bulat tabung itu buat dibikin lubang air biar kaya dispender. Dari kecil gue punya gaun natal sangat unyu dan sangat girly yang gue pake dengan antusias untuk bacain liturgi, segala pake lipstik merah tebel. Dan oh ya, gue sempet dikursusin fashion show gitu sama mama gue..yg ngajarin salah satu tetangga gue. Gue juga ikut lomba pakaian adat, adat minang kabau. Imut bgt gue di foto waktu itu. Setiap sekolah TK, pasti bawa bekal buat di kasih ke guru TK nya itu kan, nah gue tuh saat itu perhatiin bener bener gue bawa apa aja dan mau dikasih ke guru yang mana...yang mau dibagiin ke temen temen yang mana...jgn sampe kurang. Beranjak ke SD gue tetep baca dongeng princess princess di majalah bobo, tetep punya hasrat jadi putri walau liat rambut gue yang cepak waktu itu.Hehehe
Oh ya, percaya atau engga ya, gue juga sebenernya ga abis pikir koq gue bisa bisanya semenjak SD klo pake baju kemana mana harus satu warna dari jaket, kaos, jeans, sepatu, tas, dll.
Gue inget bgt pas ulang tahun gue kira kira ke sembilan atau kesepuluh tahun...gue bawa baju ganti serba pink utk baju ganti korban diceplokin sama temen temen SD, dari atas sampe bawah pink semua..ada pink muda dan ada pink tua...macem macem deh. Hahaaha dan gue ga tau kapan cara berpakaian gue yang seperti itu persisnya berhenti. Gue juga tetep bantuin mamake masak sehari hari, bikin kue natal, dll. Gue punya 4 diary sampe SMP.

Kesimpulannya, sebanyak apa sisi tomboy gue saat masa kecil, sebanyak itu juga sisi ga tomboy gue (?)

Sejak masuk SMA gue memutuskan untuk berambut panjang terus....pernah sih potong pendek sekali aja ^^v

Sebenernya gue bukan tipe orang yang terlalu mementingkan penampilan...tapi gue juga bukan orang yang berpenampilan tidak sesuai dengan kepentingan.

Masuk ke judul postingan gue kali ini,
High heels pertama gue adalah high heels hitam dari St.Moritz yang dibeliin mama gue...ceritanya dibeliin gara gara natalan gitu. Gue ogaaaah bgt disuruh pake nya. Sampe mama gue blg klo anak cewe itu harus bisa pake high heels.
Endingnya gue pake deh tuh high heels...koq banyak yang blg bagus bgt gitu...gue semakin percaya diri...padahal zaman itu kayanya gue pake high heels masih ngangkang ngangkang...wkwkwk
....
Sampailah ke high heels yang kedua...ketiga...keempat...kelima...keenam....dan ke yang ga tau lagi ke berapa....
As you know, bukannya sombong atau apa...tapi dari dulu papa gue paling ga suka klo ada yang beli barang barang yang 'murahan', murahan disini maksudnya yang dipake dua kali udah ga keliatan lagi. Walaupun lebih mahal...papa gue bakal beli barang branded yang udah cocok dari dulu. Yang penting awet, kata papa gue.
Contohnya aja...klo lo beli high heels ecek ecek 90ribuan cuman bisa dipake 2 kali abis itu hak nya copot, sol sol nya lepas kemana mana, mengelupas disana sini. Bandingkan dengan lo beli high heels 270ribu bisa lo pake berkali kali dan umurnya bisa tahunan lhoo...dan bisa lo pake lari lari tanpa khawatir hak nya patah :)) kekurangannya sih ya di segi ekonomi ditambah jadi ga bisa beli sering sering, klo mau ikutin tren yang ada...bisa bisa uang sekolahnya dibeliin high heels. Wkwk

Berhubung bener kata bokap gue, gue ga bisa pake sepatu 'murahan' karna gue ini lasak orangnya, suka lari lari, ga pinter ngerawat barang, jadi walaupun gue harus sering puasa demi beli high heels baru...gue tetep akan pilih high heels yg brand nya udah cocok dari dulu sama kaki gue. Ada lhoo brand brand yang kaki gue ga cocok...biasanya itu brand yang mahaaaaal bgt tuh...yang sampe 500rb ke atas untuk sebuah high heels. Selain ga cocok di kaki...ga cocok juga sama kantong gue . mwahahaha :')

Beberapa bulan lalu gue menemukan high heels yg gue beli sekitar 3 tahun lalu...high heels favorite gue, warnanya nude gitu, model stileto, dari fladeo...pas gue pake udah goyang2 gitu hak nya. High heels itu udah jarang gue perhatikan karna sudah ada high heels-high heels baru lainnya...jadi keberadaannya sudah tak terawat lagi...padahal gue sukaaaaak bgt :')
Ga tau knp gue sukaa bgt high heels....bukan wedges atau semacamnya lhoo ya...
Gue suka bgt apalagi klo heels nya runcing, tinggi dan tajem gitu...hahaha
Ngeliatnya cantik aja gitu...
Skrg krna high heels gue ternyata udah banyak...gue baru sadar klo setiap high heels yang ada ternyata punya sejarahnya masing masing. Untuk apa dia sampe di beli, apa cuman karna cantik nya ga ketolong lagi atau krna tujuan lain. Udah kemana aja dia pergi selama ini, medan apa saja yang sudah dia tempuh..gue mengingat ingat kembali sambil ngelap ngelapin satu per satu high heels gue.
Kebanyakan gue beli high heels dengan pertanyaan untuk apa high heels itu di beli...dan kebanyakan jawabannya adalah untuk matching-in sama dress atau baju yang mau gue pake di acara yang sangat maha penting. Ternyata kesukaan gue pas SD yang suka berpakaian senada bermetamorfosis dengan sangat baik :))
Tapi ga sedikit juga yang gue beli karena dia cantiknya ga ketolongan dan barangnya tinggal satu dan ga mungkin ada lagi. Atau juga karena hasrat kolektor gue yang ga bisa dibendung lagi, gue akan selalu punya alarm,"Di, lo belum punya yang kaya gini nih..." hahaha ^^v

Memakai high heels bukanlah perkara mudah....butuh cinta yang kuat dan jemari kaki yang terlatih. Berasa cantiiiikk bgt klo pake high heels yang cantik bgt juga.
Memakai high heels ternyata juga meningkatkan kepercayaan diri lhoo...dan juga memperindah bentuk tubuh.

High heels yang gue punya kebanyakan warna warna netral gitu kaya hitam, cream, jeans, coklat, abu-abu, nude, navy. Biasa di pake ke gereja aja sih ga kmna mana.

Warna warna cerah cuman gue pake di moment spesial aja ..misalnya nikahan, ulang tahun, wisuda, konser2, job job nyanyi, dlsb.

Klo ke mall sama tempat wisata gue sukanya pake sendal jepit aja...jujur gue bukan cewe yang tahan pake heels lama lama....ga bisa lebih dari 2 jam berdiri pake high heels.. :x

Tapi tetep aja gimanapun sakitnya abis pake high heels...gue tetep suka bgt high heels! Suka bentuknya yang gemulai, sexy, tajem, kuat, cantiiik!

One day, klo udah punya penghasilan sendiri, gue pengen punya ruangan khusus buat koleksi sepatu :')

Gue juga punya imajinasi design high heels yang cantik2 bgt(menurut gue), pengen nanti bikin brand sendiri yang design sepatunya cuman ada 5 pcs di dunia, soalnya dari dulu bete bgt gitu klo di sebuah acara yang sama ada yang pake high heels sama persis sama yang gue pake, berasa high heels sejuta umat :$

Klo ada orang-orang yang mau menghadiahkan sesuatu untuk gue, apalagi para fans gue (?), atau yang kebanyakan duit dan bingung mau dibeliin apa lagi, gue mau dong dibeliin high heels model stileto warna warna ngejreng banget, belum punya soalnya :))
Seru aja kayanya klo pake ditabrak tabrak warna soft, ukuran kaki gue 38 yaa (?) :3

Oh! I love high heels! ♥

Kamis, 02 Januari 2014

My Magic Man (?)

Wuhuuuu.....long time no write, sorry.
I am not posting for Christmas wishes or New Years revolutions.
I am just watching a movie, titled "Beauty and Her Briefcase" and it push me to write down the resume with some of my thoughts.
Hillary Duff as a main character shows that she has 10 checklist on her 'Magic Man'. I can write down it for you :) Pardon me, but I must say that I just found 8 of 10. There it is :
#1 not found
#2 Sexy Accent
#3 Spontaneous
#4 Fashion Sense
#5 Some taste in food
#6 not found
#7 Travels to exotic location on a whim
#8 Plays sexy music instrument
#9 Witty statements on the tip of his tongue
#10 Public fights and make up

At the end, Hillary Duff (Lane) was in love with her boss (Tom) who is 0(ZERO) of the 10(TEN). The ending sentence(s) of this movie is great enough.

And then......what I see on the checklist is almost all about physic-oriented and just for show off.
I wonder if I have my own checklist but it's bluffing on this path. Haha!

Hmm, maybe the one who...."Family Man", oh I crazy of them!
And the taller one...the bigger one...and...oooh what I am just saying? Physic-oriented is fullfill the looks of womans magic man, right? Hohoho,  there's no special intention.

This is a must for searching a man with a good looking appearance, because I will see him in almost every morning, every day, every night. But that's not the point.
Besides the points of every awesome woman needs, if only can I say...I will asking God for the.....aaaak I can't write down it in sentences >.<

I am pretty sure that every single woman in this world is deserved to love by every single exact man, which is sentenced by God with any efforts, actually.
There is no way for perfect man and perfect woman in this earth can be in a real relationship.

Love is for people who are realistic and smart enough to open their hearts and minds and who realize that a real relationship is the ultimate fantasy.

I haven't found that relationship yet, but I've shaken off the shadow of any magic man and I am finding myself. I think that's a pretty good start :)

Rabu, 23 Oktober 2013

Jangan Membangkitkan Cinta Sebelum Waktu-Nya.

'witing tresno jalaran soko kulino'

hari ini sharing gitu dengan pertanyaan,"pernah ga sih suka sama brother dalam jangka waktu yang panjang karena sering terlibat kegiatan yang sama, sering ketemu, sering -bersentuhan-, dlsb?"
jawabannya semuanya pernah. tapi untuk merespon situasi tersebut jawbannya berbeda beda yang akhirnya malah menambah kekuatan dalam menjaga hati.

"siapa yang kamu suka sekarang adalah gambaran dirimu sekarang."-kak wulan-
Tuhan akan memberikan kita pasangan yang sepadan dengan kita, sejauh mana kita mengharapkan jodoh kita, sejauh itu juga kita harus mengusahakan diri kita sampai pada titik itu. boleh lebih tapi jangan kurang.

wah padahal klo sekarang, diriku masih banyak yang harus dipoles nih.... sabar dulu.

"Pokoknya gitu aja namanya udah -BEKAS-" -Cece Nancy-
walaupun ga jadian, ketika semua orang terdekat udah tau klo kita punya perasaan sama seorang brother siapapun dia dan dimanapun, klo ga berakhir sama dia ya berarti udah BEKAS...BEKAS deket sama dia. Berarti kita sudah gagal menjaga hati kita, sudah gagal menahan nafsu untuk berekspresi. Hendaknya -jelalatan- aja sana sini mencari yang terbaik, ga perlulah terlalu dekat sampai ketauan jalan, ketauan mojok (?), dll
harus bisa stay cool gitu deh klo hatinya lagi di'uji'.

klo bagian stay cool sih aku paling jago.

"Sister biasanya suka dari rasa kagum." -Kak Wulan
Kekaguman adalah perasaan yang sangat tidak stabil. Jika kita melihat brother A jago ini, kemudian brother B ternyata jauh lebih jago ini,  kecenderungan untuk segera berpaling sangatlah besar. Namun, jauh daripada itu semua ada hal yang kadang kadang kita lupa, jika kita hanya mendasari hubungan dengan rasa kagum, hubungan itu seperti kapal yang berlayar di lautan: bisa tenggelam atau kembali ke daratan dengan selamat. karena rasa kagum terhadap pasangan kita harus diuji. Apakah suatu hari klo dia udah ga bisa melakukan itu lagi, perasaan kita akan tetap sama? gimana klo nanti dia ga bisa bicara, ga bisa melihat, kakinya putus, tangannya putus, stroke, dll? apakah kita akan bertahan dengan hubungan yang telah dibangun? apakah kita akan setia sampai akhir?
Percayalah, ketika kita sendiri sudah siap menghadapi hal tersebut, Tuhan juga akan memberikan kita pasangan dengan kesiapan yang sama jika kitalah yang mengalami itu semua.

klo dalam hal ini, aku sih harus cinta cinta banget. klo cinta nya biasa aja, kayanya harus diuji lagi deh.

"Aku tidak tahu klo selama ini kamulah jodohku. Aku telah menjaga hidupku dengan baik. segala yang pertama dariku hanyalah untuk jodohku. aku mengucap syukur kepada Tuhan, karena kamulah jodohku." -Cece Nancy-
Gimana rasanya klo bilang kaya gitu atau mendengar kaya gitu? -speechless.
Terdengar seperti kalimat yang kaku dari seorang pujangga cinta. ga seperti yang diucapkan orang yang bertemu jodoh pada umumnya. kalimat seperti itu untuk pertama kali di dengar begitu menggelikan. namun, ketika benar benar diresapi dan direnungkan. kalimat tersebut seperti kalimat ajaib yang penuh kuasa.

-Aku tidak tahu klo selama ini kamulah jodohku- ketidaktahuan ini berarti ga ada rasa kegeeran sebelumnya ketika ada brother yang kasih perhatian lebih. yang dilakukan adalah terus membangun persabatan yang didasari atas kasih yang murni.

-Aku telah menjaga hidupku dengan baik- untuk menjadi pribadi yang siap dalam membangun hubungan, pertama sekali kita harus membangun hubungan yang intim dengan Tuhan. bahwa kita harus menjadi pribadi yang utuh dalam Tuhan. membangun kedewasaan iman kita dalam Tuhan sekaligus menjaga hidup kita sebagaimana kawan sekerja Allah. Tidak kekurangan suatu apapun, dan tidak kelebihan apapun dengan dibangunnya hubungan tersebut. Hal ini dianggap penting untuk mengahadapi suatu masa ketika mungkin saja nanti pasangan kitalah yang terlebih dahulu meninggal. apakah kita akan tetap utuh, atau malah separuh hidup kita turut hilang?

Tapi ya....bakal sedih bgt jugaa ._.

-Segala yang pertama dariku adalah untuk jodohku- kita harus senantiasa menjaga kekudusan hidup kita sampai pada ikatan pernikahan yang kudus. menjauhkan diri dari hawa nafsu untuk pacaran yang ga kudus. yang terlalu mesra hingga kesannya 'mesum'.

Rasanya spesial aja klo bisa berikan yang pertama kali dan dapet yang pertama kali :')

-Aku mengucap syukur kepada Tuhan karena kamulah jodohku. kalimat paling sweet dalam serangkain kalimat itu. Ketika ada seseorang yang mengucap syukur kepada Tuhan atas keberadaan kita, betapa bahagianya. Hal ini juga menjadi kekuatan untuk ke depannya jika kita mengalami tantangan dalam memelihara suatu hubungan. ketika kita mulai bertengkar, kita kita merasa tidak cocok, ketika kita merasa lelah menjalani semuanya, ketika kita berpikir untuk menyerah. hendaknya kita mengingat kembali kalimat ini. bahwa pasangan kita datangnya dari Tuhan, yang terbaik yang disediakan Tuhan untuk kita.

Sekian sharingnya, semoga bermanfaat. Tuhan memberkati :)

Kamis, 10 Oktober 2013

Katanya, jatuh cinta itu....

Katanya, jatuh cinta itu.... berjuta rasanya, dari senyam senyum sendiri sampai tak bisa pejamkan mata (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang bulu, dari yang berbulu sampai yang ga berbulu (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang latar belakang, dari yang paling belakang sampai yang terdepan (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang status sosial, dari yang petani sampai pejabat (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang umur, dari yang lebih muda sampai yang lebih tua (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang agama, dari yang paling cuek sampai yang paling saleh (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang harta, jalan kaki asal berdua (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang tahta, lulusan SMA asal setia (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang orang tua, dunia serasa milik berdua (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang cuaca, panas-dingin yang penting bersama (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang selera, tahi kucing pun rasa coklat (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... satu untuk selamanya, berdua bisa menghadapi segalanya (?)

Katanya, jatuh cinta itu....  ajaib, rasa lapar bisa berubah jadi kenyang (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... menyenangkan, mood bisa berubah tiba tiba dengan kehadiran (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga bisa digambarkan, semua orang seperti orang yang sedang dipikirkan (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... berbunga bunga, seperti ada taman bunga tumbuh di kepala (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang warna kulit, dari yang hitam sampai yang putih (?)

Katanya, jatuh cinta itu....ga pandang bentuk mata, dari yang sipit segaris sampai yang bulat sebesar ibu jari (?)

Katanya, jatuh cinta itu.... ga pandang bahasa, dari bahasa dunia sampai bahasa sansekerta (?)

Katanya, jatuh cinta itu....

Tapi,

Katanya, jatuh cinta itu.... sakit.

sakit klo liat dia pergi sama orang lain.
sakit klo tau dia banyak yang melirik.
sakit klo perhatian dia mulai terbagi.
sakit klo diduakan dengan benda mati.
sakit klo dijadikan nomor kesekian.
sakit klo minder sama saingan berat.
sakit klo banyak perbedaan.

perbedaannya banyak,

beda suku.
beda agama.
beda bahasa.
beda warna kulit.
beda prinsip.
dll.

Jatuh cinta padamu seperti sasaran yang sedang menunggu dipanah.....
aku cemas.